Bupati Erwin Tegaskan Perang Lawan Illegal Fishing di Teluk Tomini

oleh -287 Dilihat
oleh
Keterangan Foto: Bupati Parigi Moutong Erwin Burase membuka Sosialisasi Illegal Fishing di Pantai Wisata Mutiara Karang Indah, Desa Malalan, Kecamatan Mepanga, Selasa (11/11/2025). Sosialisasi dihadiri tim Kementerian KKP, pejabat DKP Provinsi, Forkopimcam, serta kelompok nelayan pesisir. Foto: Arcki
Keterangan Foto: Bupati Parigi Moutong Erwin Burase membuka Sosialisasi Illegal Fishing di Pantai Wisata Mutiara Karang Indah, Desa Malalan, Kecamatan Mepanga, Selasa (11/11/2025). Sosialisasi dihadiri tim Kementerian KKP, pejabat DKP Provinsi, Forkopimcam, serta kelompok nelayan pesisir. Foto: Arcki

PARIMO, KONTEKS SULAWESI Bupati Parigi Moutong (Parimo) Sulawesi Tengah, Erwin Burase, menegaskan komitmennya memerangi praktik penangkapan ikan ilegal di wilayah pesisir Teluk Tomini. Pernyataan itu disampaikan saat membuka Sosialisasi Illegal Fishing di Pantai Wisata Mutiara Karang Indah, Desa Malalan, Kecamatan Mepanga, Selasa (11/11/2025).

Kegiatan yang menghadirkan tim ahli dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) itu bertujuan mengedukasi masyarakat pesisir terkait bahaya penggunaan bahan peledak dan zat kimia berbahaya dalam menangkap ikan.

“Praktik seperti ini bukan hanya merusak laut kita, tetapi juga merampas masa depan anak cucu kita. Laut adalah anugerah yang harus dijaga, dikelola, dan diwariskan dalam keadaan lestari,” tegas Erwin.

Baca Juga:  Banjir Rendam Puluhan Rumah di Parigi Selatan, Warga Harapkan Langkah Pemerintah

Erwin menekankan, praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak dan zat kimia berbahaya seperti potasium sianida bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga menghancurkan ekosistem laut, terutama terumbu karang yang menjadi rumah bagi berbagai spesies ikan.

“Saya minta masyarakat pesisir Teluk Tomini berkomitmen menjaga kelestarian laut dan menolak segala bentuk illegal fishing,” ujarnya.

Kabupaten Parigi Moutong, dengan garis pantai terpanjang di Sulawesi Tengah, memiliki potensi bahari besar untuk menopang perekonomian daerah. Namun, potensi itu hanya dapat terwujud jika pengelolaan sumber daya laut dilakukan secara bijak dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Lewat Genting, Pemkab Parimo Ajak Masyarakat Sadar Stunting

Erwin menegaskan bahwa pemberantasan praktik ilegal di sektor kelautan adalah bagian dari visi misinya sejak awal menjabat. Ia menyebut tiga sektor utama yang menjadi fokus penertiban yakni illegal fishing, illegal logging, dan illegal mining.

“Ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Penertiban harus dilakukan secara menyeluruh agar tidak ada lagi perusakan lingkungan yang mengancam kehidupan masyarakat,” kata Erwin.

Lebih lanjut, Bupati Erwin menyampaikan kabar baik bagi masyarakat pesisir, Kementerian KKP akan membangun Kampung Nelayan Terintegrasi di Kecamatan Bolano sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan sektor kelautan Parigi Moutong.

Baca Juga:  Pemkab Buol Lantik 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Pembangunan itu meliputi sarana pendukung perikanan seperti pabrik es, dermaga tambatan perahu, serta infrastruktur strategis lainnya.

“Ini peluang besar bagi masyarakat pesisir. Saya sudah memerintahkan seluruh perangkat daerah untuk segera menyiapkan dokumen dan regulasi agar pada tahun 2026 bantuan dari KKP dapat segera direalisasikan,” kata Erwin.

Selain itu, melalui program Gerbang Desa, pemerintah daerah berkomitmen memperkuat pemberdayaan masyarakat pesisir sebagai bagian dari kedaulatan pembangunan berkelanjutan di sektor kelautan dan perikanan.

“Gerbang Desa akan menjadi pintu utama bagi tumbuhnya ekonomi pesisir yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Laporan: Tommy Noho

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *