Pemkab Parimo Perkuat Kampanye Antikorupsi Melalui Konten Kreatif

oleh -60 Dilihat
oleh
Asisten III Administrasi Umum Setda Kabupaten Parigi Moutong, Yusnaeni, bersama jajaran perangkat daerah mengikuti Webinar Seri IV Pariwara Antikorupsi Tahun 2026 yang diselenggarakan KPK secara daring di Ruang Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Kamis (9/7/2026). Foto: Diskominfo Parigi Moutong.
Asisten III Administrasi Umum Setda Kabupaten Parigi Moutong, Yusnaeni, bersama jajaran perangkat daerah mengikuti Webinar Seri IV Pariwara Antikorupsi Tahun 2026 yang diselenggarakan KPK secara daring di Ruang Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Kamis (9/7/2026). Foto: Diskominfo Parigi Moutong.

PARIMO, KONTEKS SULAWESI Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) memperkuat komitmen membangun budaya antikorupsi dengan mengikuti Webinar Seri IV Pariwara Antikorupsi Tahun 2026 yang diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara daring melalui kanal YouTube, Kamis (9/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong tersebut dipimpin Asisten III Administrasi Umum Setda Parigi Moutong, Yusnaeni, dan diikuti Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama perwakilan Inspektorat, Dinas Komunikasi dan Informatika, BKPSDM, RSUD Anuntaloko, PPPKAD, Dinas Perpustakaan, Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim), serta sejumlah perangkat daerah lainnya.

Baca Juga:  Berikut Komoditas Pangan Perlu Diwaspadai Jadi Pemicu Inflasi Awal Mei 2024

Mengusung tema “The Impact Strategy: Mengubah Konten Kreatif Menjadi Gerakan Sosial yang Terukur”, webinar membahas strategi membangun kampanye antikorupsi melalui konten kreatif yang tidak hanya menarik perhatian publik, tetapi juga mampu mendorong perubahan perilaku dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan budaya antikorupsi.

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa keberhasilan sebuah kampanye sosial tidak cukup diukur dari tingginya jumlah tayangan atau jangkauan konten. Dampak nyata terhadap perubahan sikap dan perilaku masyarakat menjadi indikator utama keberhasilan sebuah kampanye.

Karena itu, setiap strategi komunikasi perlu diawali dengan tujuan yang jelas, mengenali karakteristik sasaran audiens, menyampaikan pesan yang relevan, serta melakukan evaluasi secara berkelanjutan agar kampanye yang dibangun benar-benar memberikan manfaat dan menghasilkan perubahan yang terukur.

Baca Juga:  Komitmen Tekan Stunting di Parigi Moutong Terus Digaungkan

Melalui keikutsertaan dalam webinar ini, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus meningkatkan kapasitas aparatur sekaligus mengoptimalkan komunikasi publik yang edukatif, kreatif, dan berdampak sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

“Budaya antikorupsi tidak hanya dibangun melalui penegakan hukum, tetapi juga lewat komunikasi yang mampu menggerakkan kesadaran dan partisipasi masyarakat. Itulah komitmen yang terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong,” pungkasnya.

Sumber: Diskominfo Parigi Moutong.