Bupati Buka Muscab VII IBI, Perkuat Layanan Kebidanan

oleh -5 Dilihat
oleh
Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, menyampaikan sambutan sekaligus membuka Musyawarah Cabang (Muscab) VII Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Parigi Moutong di Aula Bappelitbangda, Selasa (31/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat transformasi pelayanan kebidanan berbasis bukti guna meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak di daerah. Foto: Diskominfo Parigi Moutong.
Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, menyampaikan sambutan sekaligus membuka Musyawarah Cabang (Muscab) VII Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Parigi Moutong di Aula Bappelitbangda, Selasa (31/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat transformasi pelayanan kebidanan berbasis bukti guna meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak di daerah. Foto: Diskominfo Parigi Moutong.

PARIMO, KONTEKS SULAWESI Penguatan pelayanan kesehatan ibu dan anak menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui Musyawarah Cabang (Muscab) VII Ikatan Bidan Indonesia (IBI). Forum tersebut diharapkan mampu melahirkan kepengurusan yang solid sekaligus memperkuat transformasi layanan kebidanan berbasis bukti untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Bupati Parigi Moutong membuka secara langsung Muscab VII Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Parigi Moutong yang mengusung tema “Satukan Langkah dalam Transformasi Kesehatan untuk Penguatan Pelayanan Kebidanan Berkesinambungan Berbasis Bukti” di Aula Bappelitbangda, Selasa (31/3/2026).

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Muscab VII IBI. Menurutnya, tema yang diangkat sangat sejalan dengan arah kebijakan pembangunan kesehatan nasional maupun daerah yang menitikberatkan pada transformasi sistem kesehatan yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:  Zufinasran: Kesehatan Ibu dan Anak Harus Jadi Prioritas Utama

Bupati menegaskan, bidan memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak, termasuk menekan angka kematian ibu dan bayi serta mendukung percepatan penurunan stunting.

“Melalui pendekatan pelayanan kebidanan berbasis bukti (evidence-based practice), diharapkan setiap tindakan dan pelayanan benar-benar didasarkan pada ilmu pengetahuan, standar profesi, dan kebutuhan masyarakat. Hal ini penting untuk meningkatkan mutu layanan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap tenaga kesehatan,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan, Muscab merupakan forum tertinggi organisasi IBI di tingkat kabupaten yang menjadi wadah konsolidasi organisasi, peningkatan kapasitas anggota, serta penyusunan program kerja yang inovatif dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Buka Kongres Forum Kepala Desa di Ampana, Ini Pesan Gubernur Rusdy

Bupati berharap kepengurusan yang terpilih mampu membawa IBI Kabupaten Parigi Moutong menjadi organisasi profesi yang semakin maju, solid, dan responsif terhadap perkembangan zaman.

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, lanjutnya, berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui penguatan fasilitas kesehatan, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, serta kolaborasi lintas sektor.

“Saya mengajak seluruh bidan untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga etika profesi, serta memberikan pelayanan yang humanis dan berkualitas kepada masyarakat,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP-PKK Kabupaten Parigi Moutong, unsur Forkopimda, Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Kepala BPJS Ketenagakerjaan, para kepala puskesmas se-Eks Parigi, ketua ranting, serta seluruh anggota IBI Cabang Kabupaten Parigi Moutong.

Baca Juga:  Bom Ikan Kembali Menghantam Teluk Tomini, Warga Desak Pemerintah Bertindak Tegas

“Semoga Muscab VII IBI ini menghasilkan keputusan terbaik, memperkuat organisasi profesi, serta semakin meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan demi terwujudnya masyarakat Parigi Moutong yang sehat dan sejahtera,” pungkasnya.

Sumber: Diskominfo Parigi Moutong.