Tiga Desa di Sigi Masih Jadi Fokus Program Tangguh Bersinar

oleh -426 Dilihat
oleh
Tiga Desa di Sigi Masih Jadi Fokus Program Tangguh Bersinar
Kepala Diskominfosantik Provinsi Sulawesi Tengah, diwakili Sekretaris Aswin Saudo saat memimpin rapat pelaksanaan program terpadu percepatan penurunan stunting dan penanggulangan kemiskinan berbasis perangkat daerah (tangguh bersinar), di Palu, Selasa (9/7/2024). Foto: Dok. Diskominfosantik

PALU, KONTEKS SULAWESI Pelaksanaan program terpadu percepatan penurunan stunting dan penanggulangan kemiskinan berbasis perangkat daerah (tangguh bersinar) oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, masih difokuskan terhadap tiga desa yang ada di wilayah Kabupaten Sigi.

Program tangguh bersinar kali kedua dilaksanakan ini melibatkan mitra yang terdiri dari TVRI, RRI, Balai Monitor Kelas II Palu, PMI, dan PLN.

“Dalam program tangguh bersinar tahap II ini, kami akan memberikan bantuan kepada ibu hamil dan anak dengan gizi buruk yang ada di tiga desa di Kabupaten Sigi,” kata Sekretaris Diskominfosantik Provinsi Sulawesi Tengah, Aswin Saudo saat memimpin rapat pelaksanaan program terpadu percepatan penurunan stunting dan penanggulangan kemiskinan, di Palu, Selasa (9/7/2024).

Baca Juga:  Masyarakat Diminta Usulkan Izin WPR Sebelum Beroperasi

Aswin menyebut, ketiga desa di Kabupaten Sigi tersebut berada di Kecamatan Kinovaro, yaitu Desa Pobolobia, Desa Daenggune, dan Desa Kayumpia. Dengan total penerima bantuan sebanyak 29 anak dan 8 ibu hamil.

Sebelumnya Aswin juga menyampaikan bahwa, pertemuan ini dilaksanakan dalam rangka mempercepat program tangguh bersinar tahap II di Kabupaten Sigi.

“Bantuan yang akan diberikan berupa susu untuk ibu hamil dan anak dengan gizi buruk, telur, dan beras,” terang Aswin.

Dia berharap pemberian bantuan kepada masyarakat yang berhak menerima, akan berdampak baik dalam penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting di Kabupaten Sigi.

Baca Juga:  Tanpa Dokter Spesialis, Layanan Anak RSUD Tinombo Tak Bisa Diklaim BPJS

“Pemberian bantuan ini akan dilaksanakan di Desa Panau, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi, pada Rabu, 10 Juli 2024,” pungkasnya.**