Petani di Parigi Selatan Keluhkan Ketersediaan Pupuk Terbatas

oleh -725 Dilihat
oleh
Petani di Parigi Selatan Keluhkan Ketersediaan Pupuk Terbatas
Foto: Ilustrasi petani memupuk. (CHAIDEER MAHYUDDIN/AFP)

PARIMO, KONTEKS SULAWESI Para petani di Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menyuarakan berbagai permasalahan yang selama ini menghambat kelancaran usaha pertanian mereka, salah satunya ketersediaan pupuk yang terbatas.

Selain itu, mereka juga mengeluhkan terkait fluktuasi harga produk pertanian yang tidak menentu hingga infrastruktur pertanian yang masih perlu ditingkatkan.

“Kami minta pemerintah agar meningkatkan perhatiannya kepada para petani,” ungkap Zakariah, salah satu Ketua Kelompok Tani di Kecamatan Parigi Selatan, kepada Erwin Burase belum lama ini.

Zakariah mengemukakan, bahwa persoalan pupuk masih jadi kendala terbesar yang dihadapi para petani dalam mengolah lahannya.

Baca Juga:  Jelang Ramadan, DPN Desa Lemo Bergerak Bagi Sembako, Tukang Dapat Perhatian Nyata

Tidak hanya itu, Zakariah pun mengatakan bahwa masalah penanganan dari dampak bencana banjir juga masih luput dari perhatian pemerintah.

Akibatnya, ketika bencana banjir terjadi seperti yang belum lama ini, para petani yang telah memupuk padinya mengalami kerugian besar.

Menurutnya, para petani akan sangat kesulitan untuk kembali memupuk tanaman padinya usai terendam banjir.

“Terkadang saat sudah memupuk padi, tanaman kami diserang banjir, di sinilah kadang kami kewalahan,” kata Zakariah.

“Sehingga kami juga butuh sentuhan-sentuhan pemerintah untuk memperhatikan padi kami sebelum terjadi bencana banjir, bukan berarti kami butuh pengembalian seluruhnya, cukuplah kami dibantu pupuk, agar tanaman padi kami bisa diproduksi dengan jumlah diinginkan,” tambahnya.

Baca Juga:  Aturan Baru Masuk Sekolah 2025, Jalur Prestasi Jadi Sorotan

Dengan demikian, Zakariah berharap, persoalan ini perlu menjadi perhatian Erwin Burase bila terpilih jadi Bupati pada Pilkada Parigi Moutong 2024.

“Ketersediaan pupuk sangat terbatas, sedangkan jatah untuk para kelompok tani sudah terdistribusi semuanya kepada para anggotanya,” ujarnya.

Menanggapi aspirasi para petani tersebut, Erwin Burase menyatakan komitmennya untuk mengutamakan penyelesaian masalah-masalah petani sebagai salah satu prioritas utama apabila terpilih menjadi Bupati Parigi Moutong periode 2024-2029.

“Kesejahteraan petani merupakan salah satu fokus utama dalam program kerja kami ke depan. Kami akan berupaya sebaik mungkin untuk menangani masalah-masalah yang dihadapi petani, termasuk dalam hal ketersediaan pupuk, stabilitas harga produk pertanian, dan peningkatan infrastruktur pertanian,” kata Erwin Burase.

Baca Juga:  Dorong Produktivitas Petani, Richard Serahkan Bantuan Sarana Pendukung Pangan

Laporan : Abdul Farid