Parigi Moutong Kukuhkan Guru PAI, Perkuat Pendidikan Bermakna

oleh -3012 Dilihat
oleh
Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Parigi Moutong, Abd. Azis Tombotutu, saat membuka Workshop Deep Learning dalam Pembelajaran PAI sekaligus pelantikan pengurus DPC AGPAII di Gedung Permandian Namiki, Kamis (24/7/2025).

PARIMO, KONTEKS SULAWESI Di tengah derasnya arus digitalisasi, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mengambil langkah strategis untuk membangun generasi berkarakter lewat penguatan pendidikan agama Islam. Sebuah workshop bertema Deep Learning dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) digelar pada Kamis (24/7/2025) di Gedung Permandian Namiki, yang sekaligus menjadi momentum pengukuhan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) AGPAII Kabupaten Parigi Moutong.

“Pemerintah daerah sedang gencar-gencarnya mengurus masalah pendidikan. Kami menempatkannya sebagai titik tolak pembangunan berkelanjutan,” ujar Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Abd. Azis Tombotutu, saat membuka kegiatan mewakili Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase.

Baca Juga:  Bupati Parimo Resmi Tutup Bulan Bakti Karang Taruna 2025

Menurut Azis, kegiatan ini merupakan bagian dari strategi besar untuk mempercepat capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) daerah, dengan menempatkan pendidikan sebagai pilar utama. Peningkatan kualitas guru, terutama dalam menyampaikan nilai-nilai agama secara kontekstual dan menyentuh, menjadi fokus utama workshop tersebut.

“Teknologi dan kecerdasan buatan kini adalah mitra kerja para guru. Kita ingin guru PAI bisa menyampaikan nilai-nilai Islam dengan cara yang lebih menyentuh dan relevan bagi generasi digital,” tambah Azis, menekankan pentingnya pendekatan modern dalam pendidikan keagamaan.

Workshop ini dihadiri oleh berbagai elemen strategis dalam dunia pendidikan dan keagamaan, mulai dari Kepala Kemenag, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II, Ketua PGRI, para kepala Korwil pendidikan, hingga guru-guru PAI dari berbagai sekolah di Parigi Moutong. Suasana penuh semangat dan kolaborasi terasa kental di antara para peserta, yang siap menjawab tantangan zaman dengan kompetensi baru.

Baca Juga:  Kombes Dodi Mengaku Bersalah ke Jurnalis SCTV Palu Pasca Kekerasan Verbal

Selain workshop, kegiatan ini juga diisi dengan pengukuhan pengurus DPC AGPAII tingkat kecamatan se-Kabupaten Parigi Moutong. Hal ini sebagai bentuk konsolidasi kelembagaan serta penguatan jaringan profesi guru PAI di seluruh wilayah.

Azis menutup sambutannya dengan pesan moral yang kuat tentang peran guru agama di era modern.

“Guru agama bukan hanya pengajar, mereka adalah lentera akhlak di tengah perubahan. Mereka membentuk karakter, bukan sekadar mengisi kepala dengan teori,” tegasnya.

Sumber : Prokopim Setda Parigi Moutong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *