SIGI, KONTEKS SULAWESI – Hujan deras selama lebih dari dua jam pada Kamis (14/8/2025) sore mengakibatkan banjir bandang di Desa Namo, Dusun 3 Sapoo, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi. Peristiwa yang dilaporkan BPBD Sigi terjadi sekitar pukul 18.59 Wita, menimbulkan kerusakan parah dan memaksa warga mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
“Akibat hujan deras, aliran air meluap membawa material lumpur dan kayu, menghantam permukiman warga,” kata Nujum selaku Kepala Desa Namo, yang menjadi sumber laporan BPBD Sigi.
Banjir bandang ini merusak sedikitnya 11 rumah, terdiri dari dua unit rumah hilang, satu unit rusak berat, dan delapan unit rusak ringan akibat kemasukan material lumpur. Tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam peristiwa ini.
“Warga, termasuk kelompok rentan, telah dievakuasi. Kami juga melakukan koordinasi dengan FPRB Kecamatan, KSB, dan Pusdalops BPBD Sigi untuk penanganan,” ungkapnya.
Hingga laporan ini dibuat, hujan di wilayah tersebut belum reda. BPBD Sigi menyebut kebutuhan mendesak bagi pengungsi meliputi tenda terpal, tikar, selimut, makanan siap saji, beras, kompor gas, perlengkapan bayi dan ibu hamil, obat-obatan, serta kebutuhan dasar lainnya.
“Kami terus memantau kondisi di lokasi bencana dan desa-desa tetangga, terutama di bagian hulu,” pungkasnya.
Laporan: Tommy Noho









