Hari Pramuka, Gubernur Sulteng Sentil Parigi Moutong Soal Bumi Perkemahan

oleh -496 Dilihat
oleh
Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid, menyematkan Lencana Pancawarsa kepada Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, pada upacara peringatan Hari Pramuka ke-64 tingkat Provinsi Sulteng di Lapangan Kantor Gubernur, Kamis (14/8/2025). Foto: Prokopim Setda Parigi Moutong

PARIMO, KONTEKS SULAWESI – Peringatan Hari Pramuka ke-64 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah menjadi momen penting penguatan gerakan kepramukaan di daerah. Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid, mendorong Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong agar segera menyiapkan Bumi Perkemahan khusus bagi para anggota Pramuka.

Pernyataan itu disampaikan Anwar Hafid saat memimpin upacara peringatan di Lapangan Kantor Gubernur Sulteng, Kamis (14/8/2025). Kegiatan ini dihadiri Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, Wakil Bupati H. Abdul Sahid, dan Ketua TP-PKK Parigi Moutong, Ny. Hestiwati Nanga, S.KM, M.Kes.

Baca Juga:  Pemkab Parigi Moutong Dukung Upaya Peknas Kembangkan UKM

“Parigi Moutong harus memiliki Bumi Perkemahan khusus bagi para anggota Pramuka. Hal ini tidak hanya berlaku untuk Parigi Moutong, tetapi juga menjadi kebutuhan seluruh kabupaten di Sulawesi Tengah,” tegas Gubernur Anwar Hafid.

Gubernur menilai keberadaan Bumi Perkemahan akan menjadi fasilitas strategis yang memudahkan penyelenggaraan kegiatan kepramukaan tanpa harus berpindah-pindah lokasi. Dengan pusat kegiatan yang representatif, anggota Pramuka dapat lebih fokus pada pembinaan karakter, keterampilan, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.

“Kita harus menyiapkan tempat yang layak agar anggota Pramuka tidak kesulitan mencari lokasi setiap kali mengadakan kegiatan. Ini bagian dari membangun pusat aktivitas kepramukaan yang nyaman dan berdaya guna,” ujarnya.

Baca Juga:  Bupati Parimo Tegas Larang Tambang Ilegal, DPRD Ikut Bicara

Pada kesempatan itu, Anwar Hafid juga menyerahkan Lencana Pancawarsa kepada Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong sebagai apresiasi atas dedikasi mereka dalam pembinaan dan pengembangan gerakan Pramuka di daerah.

Ia menegaskan, tema peringatan tahun ini, “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa”, harus menjadi pengingat penting bagi semua pihak untuk mencetak generasi unggul yang kompeten dan berakar pada nilai-nilai kebangsaan.

“Mari kita jadikan Pramuka sebagai gerakan yang inklusif, terbuka, dan mampu menjawab tantangan zaman sambil tetap berakar pada jati diri bangsa,” pungkasnya.

Baca Juga:  STY Harap Dua Pemain Ini Bisa Bela Garuda Mulai November

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyambut positif arahan tersebut dan akan mengkaji langkah strategis untuk merealisasikan keberadaan Bumi Perkemahan yang dapat dimanfaatkan seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda di Bumi Songulara.

Sumber: Prokopim Setda Parigi Moutong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *