DPRD Parimo Sepakati RPJMD 2025-2029, Bupati Siap Tindak Lanjut

oleh -505 Dilihat
oleh
Ketua DPRD Parigi Moutong, Alfres M. Tonggiroh, menandatangani berita acara persetujuan hasil pembahasan Rancangan Awal RPJMD 2025–2029, disaksikan unsur pimpinan dan anggota DPRD pada rapat paripurna, Kamis (21/8/2025) malam. Foto: Tommy Noho

PARIMO, KONTEKS SULAWESI – DPRD Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) akhirnya menyepakati hasil pembahasan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025–2029. Laporan tersebut dibacakan oleh Ketua Panitia Khusus (Pansus) DPRD, Mohammad Irfain, pada masa persidangan III tahun 2024–2025, Kamis (21/8/2025) malam.

Menurut Irfain, RPJMD merupakan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Aturan itu mewajibkan bupati dan wakil bupati terpilih untuk menetapkan perencanaan pembangunan daerah lima tahun ke depan.

“Penyusunan RPJMD Parigi Moutong tahun 2025–2029 ini telah disesuaikan dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 serta Instruksi Mendagri Nomor 2 Tahun 2025,” ujar Irfain.

Baca Juga:  Total Pemilih di Parigi Moutong Sebanyak 327.357 Berdasarkan Rapat Pleno DPT

Ia menegaskan, poin utama dalam laporan Pansus DPRD adalah meningkatkan akuntabilitas, transparansi, inklusivitas, serta kualitas perencanaan. Selain itu, pemanfaatan teknologi informasi akan diperkuat guna meningkatkan akurasi analisis data dan kebijakan pembangunan.

“Sistematika pemeriksaan telah sesuai pedoman penyusunan rencana pembangunan daerah dan akan diajukan untuk dievaluasi ke Gubernur Sulawesi Tengah,” jelasnya.

Lebih lanjut, penyajian dokumen RPJMD didasarkan pada analisis kondisi umum daerah Parigi Moutong. Analisis itu meliputi aspek geografis, demografi, kesejahteraan masyarakat, daya saing daerah, pelayanan umum, gambaran keuangan daerah, permasalahan pembangunan, hingga isu strategis yang dihadapi.

Baca Juga:  Sekdaprov Sulteng Minta TPID Fokus Perhatikan Komoditas Penyumbang Inflasi

“Semua aspek ini menjadi dasar dalam merumuskan visi, misi, serta arah kebijakan pembangunan Parigi Moutong lima tahun mendatang,” pungkas Irfain.

Laporan: Tommy Noho

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *