Kapolres Parimo, AKBP Hendrawan Raih Doktor Unhas

oleh -494 Dilihat
oleh
AKBP Hendrawan Agustian Nugraha saat memaparkan hasil disertasinya dalam ujian terbuka promosi doktor di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Kamis (16/10/2025). Foto: Humas Polres Parimo
AKBP Hendrawan Agustian Nugraha saat memaparkan hasil disertasinya dalam ujian terbuka promosi doktor di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Kamis (16/10/2025). Foto: Humas Polres Parimo

MAKASSAR, KONTEKS SULAWESI – Prestasi akademik AKBP Hendrawan Agustian menegaskan pentingnya penguatan lembaga pengawasan pemerintah yang bebas intervensi. Di tengah kesibukannya memimpin jajaran Kepolisian Resor Parigi Moutong (Parimo), AKBP Hendrawan Agustian Nugraha menorehkan capaian akademik membanggakan. Ia resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Administrasi Publik dari Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, setelah mempertahankan disertasinya di hadapan para guru besar, Kamis, 16 Oktober 2025.

Ujian terbuka yang digelar di Aula Prof. Syukur Abdullah, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unhas itu berlangsung khidmat. Hendrawan, yang didampingi istri dan anaknya, memaparkan riset berjudul “Organizational Capabilities Aparatur Pengawas Intern Pemerintah (APIP) dalam Pelaksanaan Audit Keuangan di Provinsi Sulawesi Selatan.”

“Topik ini saya angkat karena pentingnya independensi APIP dalam melaksanakan audit tanpa intervensi pihak luar,” ujar Hendrawan usai sidang terbuka.

Dalam paparannya, Hendrawan menyoroti problem klasik di lembaga pengawasan internal pemerintah yang kerap menghadapi tekanan dari kepala daerah atau instansi lain. Ia menegaskan, independensi merupakan kunci agar audit keuangan berjalan objektif dan akuntabel.

Baca Juga:  Ingin Sejahterahkan Rakyat Parigi Moutong, Muslih Daftar Bacawabup

“Ketika pelaksanaan audit bebas dari tekanan, hasilnya akan maksimal dan publik bisa lebih percaya pada proses pengawasan,” katanya menambahkan.

Disertasi Hendrawan mendapatkan penilaian “Sangat Memuaskan” dari dewan penguji yang terdiri atas para profesor terkemuka, seperti Prof. Dr. H. Muh. Akmal Ibrahim, M.Si., Prof. Dr. H. Badu Ahmad, M.Si., Prof. Dr. Phil. Sukri, S.IP., M.Si., hingga Prof. Dr. Farida Patittingi, S.H., M.Hum.

Sidang promosi ini juga dipimpin langsung oleh Dekan FISIP Unhas, Prof. Dr. Phil. Sukri, S.IP., M.Si.

Menurut Prof. Sukri, capaian Hendrawan tidak hanya menjadi kebanggaan bagi institusi akademik, tetapi juga bagi Polri yang terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusianya.

Baca Juga:  Janji Kapolda Berantas PETI di Parimo Kontras, Kapolres dan Bupati Pilih Bungkam

“Kini Polri memiliki satu lagi perwira bergelar doktor. Ini hasil dari perjuangan panjang yang patut diapresiasi,” ungkapnya.

Ia berharap keberhasilan Hendrawan menjadi inspirasi bagi perwira Polri lainnya untuk terus menempuh pendidikan tinggi dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu administrasi publik.

“Semoga prestasi ini memotivasi para Kapolres lain di jajaran Polda Sulsel untuk menempuh jenjang akademik tertinggi,” pungkasnya.

Dalam pernyataannya, Hendrawan mengakui bahwa gagasan disertasinya berakar dari pengalamannya saat menjabat Kasubdit 3 Ditreskrimsus Polda Sulsel. Ia menemukan bahwa salah satu kendala utama dalam pelaksanaan audit adalah intervensi eksternal yang dapat memengaruhi objektivitas auditor.

“Saat menjabat di Ditreskrimsus, saya melihat kendala nyata di lapangan, APIP sering tidak bisa bekerja independen karena tekanan dari atas,” tuturnya.

Melalui riset tersebut, ia berharap dapat memberikan masukan untuk memperkuat posisi dan kewenangan APIP agar lebih profesional dan berintegritas.

Baca Juga:  FPK Diminta Ambil Peran Strategis Jaga Stabilitas Sosial Parigi Moutong

“Ke depan, saya berharap APIP bisa benar-benar diberi kewenangan penuh menjalankan fungsi audit tanpa intervensi siapa pun,” tegas Hendrawan.

Profil Singkat Dr. AKBP Hendrawan Agustian Nugraha

Lahir di Subang, 17 Agustus 1985, Hendrawan dikenal sebagai perwira polisi yang disiplin dan memiliki integritas tinggi. Ia menamatkan pendidikan di Akademi Kepolisian (2006), melanjutkan ke STIK PTIK (2013), Magister Hukum Universitas Pakuan (2018), dan SESKO AD (2022).

Pada 1 Januari 2024, ia resmi menyandang pangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP).

Kariernya mencakup sejumlah jabatan strategis, antara lain Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya (2014), Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota (2015), Kapolsek Sindangbarang Polres Cianjur (2017), dan Kasubdit 3 Ditreskrimsus Polda Sulsel (2023).

Sebagai bentuk pengabdian, Hendrawan telah menerima berbagai tanda kehormatan seperti Satyalancana Pengabdian 8 Tahun, 16 Tahun, dan Satyalancana Dharma Nusa.

Sumber: Humas Polres Parimo