PJU Pesisir Parigi Dipasang, Pemda Sasar Keamanan Nelayan dan Aktivitas UMKM

oleh -986 Dilihat
oleh
Keterangan Foto: Petugas melakukan pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) di kawasan pesisir pantai Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Selasa (5/1/2026) malam. Penerangan di sepanjang jalur pesisir ini ditujukan untuk meningkatkan keamanan warga, khususnya nelayan, sekaligus menunjang aktivitas ekonomi masyarakat pada malam hari. Foto: Tommy Noho
Keterangan Foto: Petugas melakukan pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) di kawasan pesisir pantai Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Selasa (5/1/2026) malam. Penerangan di sepanjang jalur pesisir ini ditujukan untuk meningkatkan keamanan warga, khususnya nelayan, sekaligus menunjang aktivitas ekonomi masyarakat pada malam hari. Foto: Tommy Noho

PARIMO, KONTEKS SULAWESI Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) mulai memasang lampu penerangan jalan umum (PJU) di kawasan pesisir pantai Kelurahan Kampal, Bantaya, hingga Maesa, Kecamatan Parigi. Pemasangan ini menjadi bagian dari komitmen Bupati Parigi Moutong Erwin Burase dalam memperkuat fungsi kawasan pesisir sebagai ruang ekonomi dan jalur aktivitas masyarakat.

Kepala Bagian Umum Setda Parigi Moutong, Haerudin, mengatakan pemasangan PJU dilakukan sesuai arahan bupati, dengan prioritas pada titik-titik yang dinilai berpotensi mendorong pendapatan asli daerah. Kawasan pesisir pantai disebutnya sebagai jalur strategis yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Baca Juga:  Pengisian Jabatan di Lingkup Pemda Parigi Moutong Menyalahi Aturan

“PJU ini dipasang berdasarkan arahan langsung Bupati, khususnya di kawasan pesisir yang berpotensi menunjang aktivitas ekonomi dan UMKM,” kata Haerudin, Selasa, 6 Januari 2026.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah telah menganggarkan sebanyak 3.000 unit lampu PJU yang dikhususkan untuk wilayah eks Kecamatan Parigi, termasuk sepanjang pesisir pantai. Anggaran tersebut disiapkan sebagai bagian dari penataan infrastruktur dasar di kawasan perkotaan dan pesisir.

“Total yang dianggarkan sebanyak 3.000 unit PJU untuk wilayah eks Kecamatan Parigi, termasuk kawasan pesisir pantai,” ujarnya.

Menurut Haerudin, pemasangan yang dilakukan saat ini masih bersifat sementara sambil menunggu unit PJU baru yang dipesan sesuai spesifikasi permintaan bupati. Lampu yang telah terpasang akan diarahkan menghadap laut, terutama di area yang digunakan sebagai lokasi parkir perahu nelayan.

Baca Juga:  Sekda Parimo Buka Pelatihan Bahasa Jepang untuk Calon PMI

“Yang terpasang sekarang ini sifatnya sementara. Nantinya akan diputar menghadap ke laut karena di situ menjadi lokasi parkir perahu nelayan,” kata dia.

Ia menambahkan, pemasangan PJU di area laut dinilai penting untuk mencegah tindak kriminal, khususnya pencurian mesin perahu yang kerap dikeluhkan nelayan. Pemerintah daerah, kata dia, menilai penerangan menjadi langkah pencegahan paling mendasar.

“Banyak keluhan nelayan soal pencurian mesin. Karena itu, sesuai arahan Bupati, pencegahan dilakukan melalui penerangan di kawasan tersebut,” ucap Haerudin.

Saat ini, baru sebagian pesisir pantai di Kelurahan Bantaya yang telah menikmati penerangan. Namun, respons masyarakat disebut cukup positif karena PJU dinilai membantu aktivitas warga, terutama nelayan yang beroperasi pada malam hari.

Baca Juga:  Wakil Rakyat Parigi Moutong Banyak Absen Ikut Paripurna

“Alhamdulillah, masyarakat mengapresiasi. PJU ini sangat membantu warga, khususnya nelayan di kawasan pesisir,” pungkas Haerudin.

Laporan: Tommy Noho

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *