Perkuat Reintegrasi Sosial, Sahabat Proposoku di Poso Didorong Bangun Usaha Madu Trigona

oleh -136 Dilihat
oleh
Keterangan Foto: Peserta kegiatan Penguatan Ekonomi Sahabat Proposoku mengikuti pendampingan budidaya madu trigona di Dusun Tamanjeka, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, 20 Januari 2026. Program ini mendorong penguatan ekonomi berbasis komunitas sebagai bagian dari upaya reintegrasi sosial. Foto: AA
Keterangan Foto: Peserta kegiatan Penguatan Ekonomi Sahabat Proposoku mengikuti pendampingan budidaya madu trigona di Dusun Tamanjeka, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, 20 Januari 2026. Program ini mendorong penguatan ekonomi berbasis komunitas sebagai bagian dari upaya reintegrasi sosial. Foto: AA

POSO, KONTEKS SULAWESI Upaya penguatan ekonomi berbasis komunitas terus dilakukan untuk mendorong reintegrasi sosial sahabat proposoku di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Salah satunya melalui pengembangan usaha budidaya madu trigona yang dinilai memiliki nilai ekonomi berkelanjutan sekaligus berdampak sosial.

Kegiatan bertajuk Penguatan Ekonomi Sahabat Proposoku ini dilaksanakan pada 20–21 Januari 2026 di Kabupaten Poso. Program tersebut merupakan kerja sama Lembaga Pengembangan Masyarakat Sipil (LPMS), Yayasan Sikola Mombine, dan The Habibi Center, dengan dukungan Sasakawa Peace Foundation. Sebanyak 16 peserta dari Dusun Tamanjeka mengikuti kegiatan ini dan seluruhnya tergabung dalam kelompok budidaya madu trigona.

“Upaya ini adalah langkah bersama untuk memperkuat inisiatif-inisiatif komunitas dalam memberdayakan sosial ekonomi masyarakat berbasis sumber daya lokal,” ujar Budi, perwakilan LPMS.

Baca Juga:  Poso Usulkan Pemekaran Tiga DOB ke Pemprov Sulteng

Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas ekonomi peserta melalui penguatan keterampilan teknis, pemahaman kewirausahaan, serta dukungan terhadap kemandirian usaha yang berkelanjutan. Selain aspek ekonomi, kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat proses reintegrasi sosial, dengan mendorong peserta kembali berperan aktif dan produktif di tengah masyarakat.

“Budidaya madu trigona yang dilakukan sahabat proposoku di Tamanjeka memiliki efek berlapis bagi keberlangsungan hidup mereka ke depan,” kata Budi.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pendampingan intensif yang mencakup pengelolaan usaha ekonomi, pemanfaatan sumber daya lokal, hingga penguatan kepercayaan diri dan jejaring sosial. Pendekatan partisipatif diterapkan agar peserta terlibat aktif dalam setiap tahapan pembelajaran.

Baca Juga:  Dinkes Parigi Moutong Komitmen Tingkatkan Kinerja

“Pendekatan ini membuat peserta merasa memiliki proses yang dijalani, bukan sekadar sebagai penerima program,” ujar Taufik Hidayat dari Yayasan Sikola Mombine.

Taufik menambahkan, kegiatan penguatan ekonomi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan peserta, tetapi juga berkontribusi pada penguatan perdamaian dan kohesi sosial di Kabupaten Poso. Ke depan, program serupa diharapkan dapat dikembangkan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak pemangku kepentingan dan masyarakat lokal.

“Kami berharap dampaknya nyata, bukan hanya bagi ekonomi peserta, tetapi juga bagi penguatan perdamaian dan kohesi sosial di Poso,” pungkas Taufik Hidayat.

Baca Juga:  Gubernur Pastikan Percepatan Pemulihan Jalan Longsor di Watuawu

Laporan: Adli Azis