PALU, KONTEKS SULAWESI — Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid, menyatakan Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama berhasil membawa daerah ini menjadi rumah besar persaudaraan bagi generasi muda dan akademisi melalui Pekan Olahraga, Riset, dan Ornamen Seni se-Indonesia Timur (Poros Intim) IV Tahun 2026.
Pernyataan itu disampaikan Gubernur saat membuka Poros Intim IV yang diikuti sekitar 500 mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dari Nusa Tenggara Barat, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, hingga Papua.
“Hari ini Sulawesi Tengah tidak hanya menjadi tuan rumah perlombaan, melainkan menjadi rumah besar lahirnya persaudaraan antar generasi muda dan akademisi se-Indonesia Timur, tempat berkembangnya gagasan dan bertemunya talenta terbaik dalam semangat Indonesia Timur,”ujar Anwar Hafid.
Menurut Gubernur, Poros Intim bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi wadah yang memadukan semangat kompetisi sehat melalui olahraga, kecerdasan melalui riset, kehalusan budi melalui seni, serta penguatan ukhuwah islamiyah di antara mahasiswa.
Ia menilai nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat pembangunan daerah yang menekankan pembentukan sumber daya manusia berakhlak, berintegritas, disiplin, serta memiliki tanggung jawab dalam pelayanan dan pengabdian.
“Saya percaya mahasiswa PTKIN adalah bagian penting dari kekuatan tersebut,”ungkapnya.
Anwar Hafid juga mengajak seluruh peserta menjadikan Poros Intim IV sebagai kawah candradimuka untuk melahirkan pemimpin masa depan yang unggul dalam ilmu, kokoh dalam karakter, rendah hati dalam kemenangan, dan teguh mengabdi kepada bangsa.
Dalam kesempatan itu, Gubernur turut menyampaikan selamat datang kepada Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI Kamaruddin Amin, para pimpinan PTKIN, serta seluruh kontingen dari berbagai wilayah Indonesia Timur di Bumi Tadulako yang dikenal kaya akan keberagaman, persaudaraan, dan semangat gotong royong.
“Poros Intim harus menjadi ruang lahirnya persaudaraan, gagasan besar, dan kepemimpinan masa depan yang membawa semangat Indonesia Timur untuk kemajuan bangsa,” pungkasnya.
Sumber: Humas UIN Datokarama









