Potensi Menunjang PAD, Nizar Kunjungi Petani Rumput Laut di Sejoli

oleh -22866 Dilihat
oleh
Potensi Menunjang PAD, Nizar Kunjungi Petani Rumput Laut di Sejoli
Calon Bupati Parigi Moutong, Nizar Rahmatu saat bertemu masyarakat yang berprofesi sebagai petani rumput laut di Desa Sejoli, Kecamatan Moutong, Rabu (2/10/2024). Foto: KONTEKSSULAWESI/Tommy Noho

PARIMO, KONTEKS SULAWESI Nizar Rahmatu melakukan kunjungan ke Desa Sejoli, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, terkait potensi rumput laut yang ditargetkan akan menjadi penunjang Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal itu dilakukannya untuk lebih mengenal soal rumput laut. Pada kunjungan tersebut, Nizar Rahmatu bertemu masyarakat yang berprofesi sebagai petani rumput laut dan mendengarkan keluhan soal kendala yang dihadapi oleh para petani.

“Saya hadir bukan untuk berkampanye, saya ingin mengetahui bisakah rumput laut ini sebagai penopang PAD Parigi Moutong jika saya menjadi Bupati,” kata Nizar Rahmatu dihadapan warga Desa Sejoli, Rabu (2/10/2024).

Baca Juga:  Siswa SDN Lemo Sumbang Medali Emas untuk Sulteng di O2SN 2024

Ia menjelaskan, rumput laut memiliki banyak manfaat, seperti bahan baku industri masakan, kosmetik, dan kesehatan. Rumput laut juga merupakan komoditas internasional dengan nilai ekspor yang tinggi.

Petani rumput laut adalah orang yang melakukan aktivitas budidaya rumput laut, mulai dari menanam, merawat, hingga memanen rumput laut. Sehingga budidaya rumput laut merupakan lapangan pekerjaan berupa padat karya dan memiliki banyak peminat.

“Saya mengunjungi petani rumput laut, melihat langsung cara kerjanya, selain menjadi potensi pendapatan daerah masyarakat juga sudah pasti memiliki lapangan pekerjaan, termasuk persoalan modal usaha,” ungkapnya.

Baca Juga:  34 Ribu Pekerja Informal Parimo Terlindungi BPJS, Bukti Nyata Keberpihakan Erwin Burase

Lanjut Nizar, budidaya rumput laut memiliki beberapa kelebihan, berupa teknologi budidaya dan pascapanen yang sederhana dan mudah, termasuk pemakaian modal yang relatif rendah dapat dilakukan oleh keluarganya untuk menjamin penghasilan dan kebutuhan sehari-hari.

“Program BERSINAR itu menghidupi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Apa bedanya dengan petani rumput laut, garis pantai kita sangat panjang, mengapa kita tidak manfaatkan. Sementara beberapa provinsi penghasil rumput laut terbesar di Indonesia yakni, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan Gorontalo untuk pulau Sulawesi,” ujarnya.

Ia menambahkan, ke depannya tak ada lagi petani rumput laut yang menjerit soal modal usaha, jika dirinya terpilih memimpin Kabupaten Parigi Moutong.

Baca Juga:  70 Persen ASN Indonesia Belum Melek Digital di Era Adaptasi AI

Dirinya mengatakan akan bekerja sama dengan perbankan sebagai jembatan untuk mensejahterakan rakyat. Selain itu, ia juga memudahkan rakyat untuk mendapatkan izin usaha, sehingga dapat menikmati Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“BRI selaku salah satu bank pemberi Kredit KUR wajib menyalurkan bantuan modal usaha kepada petani rumput laut. Kemajuan dari budidaya rumput laut tergantung bantuan modal yang disalurkan, sehingga rakyat memiliki penghasilan tetap, dan daerah akan mengarahkan Perusda sebagai ibu dari para petani rumput laut,” pungkasnya.

Laporan : Tommy Noho