PARIMO, KONTEKS SULAWESI – Tim Pembina (TP) Posyandu Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) menggelar rapat koordinasi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait guna mengoptimalkan implementasi Posyandu Enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Aula Lantai II Kantor Bupati, Kamis (23/4/2026).
Rapat koordinasi tersebut bertujuan menyamakan persepsi seluruh OPD dalam mendukung transformasi layanan Posyandu yang kini tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga mencakup enam bidang pelayanan dasar, yaitu pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial.
Ketua TP Posyandu Kabupaten Parigi Moutong, Hestiwati Nanga, mengatakan transformasi Posyandu membutuhkan sinergi lintas sektor agar seluruh pelayanan dasar dapat berjalan terpadu dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Melalui rapat koordinasi ini, kami ingin menyamakan persepsi seluruh OPD terkait implementasi Posyandu yang kini telah bertransformasi, bukan hanya pelayanan kesehatan tetapi juga pelayanan sosial dasar lainnya. Harapannya, seluruh sektor dapat berjalan maksimal dan membantu peningkatan pelayanan dasar kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurut Hestiwati, Posyandu kini diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan dan persoalan di lingkungan masing-masing sehingga pemerintah daerah dapat mengambil langkah cepat dan tepat dalam memberikan solusi.
Ia menambahkan, transformasi Posyandu juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas pelayanan publik melalui kolaborasi seluruh perangkat daerah sesuai dengan tugas dan kewenangannya.
“Dengan transformasi Posyandu ini, kami berharap pelayanan dasar masyarakat semakin meningkat, baik dari sisi kesehatan, kondisi sosial, maupun keamanan lingkungan, sehingga berbagai persoalan di masyarakat dapat segera ditangani,” tambahnya.
Melalui rapat koordinasi tersebut, TP Posyandu Kabupaten Parigi Moutong optimistis implementasi Posyandu Enam SPM dapat berjalan lebih efektif, sekaligus menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar dan kesejahteraan masyarakat.
“Keberhasilan transformasi Posyandu bergantung pada komitmen dan sinergi seluruh pihak agar pelayanan dasar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat hingga ke tingkat desa,” pungkasnya.
Sumber: Diskominfo Parigi Moutong.









