PALU, KONTEKS SULAWESI – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Rudi Dewanto mengatakan, dedikasi yang ditunjukkan para pedagang kuliner dalam mengembangkan dan mempromosikan kekayaan kuliner daerah patut diapresiasi.
Sebab menurutnya, peran pedagang kuliner tidak hanya membantu pemerintah dalam meningkatkan perekonomian daerah, tetapi juga menjaga budaya, sejarah, dan identitas masyarakat Sulteng.
“Peran pedagang kuliner dalam perekonomian daerah ini sangatlah signifikan. Kuliner bukan hanya soal makanan, tetapi juga budaya, sejarah, dan identitas,” kata Rudi Dewanto saat melantik dan mengukuhkan Pengurus Asosiasi Pedagang Kuliner (Aspek) Sulawesi Tengah, di Palu, Senin (22/7/2024).

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Rudi Dewanto saat mewakili Gubernur Sulawesi Tengah, melantik Pengurus Asosiasi Pedagang Kuliner Sulteng di Palu, Senin (22/7/2024). Foto: Biro Adpim
Olehnya, dengan terbentuknya Aspek Sulteng, diharapkan para pedagang bisa saling mendukung dalam memajukan industri kuliner di Sulawesi Tengah, baik di tingkat Nasional maupun Internasional.
Menurut Rudi Dewanto, keberadaan organisasi Aspek Sulteng, dapat lebih memahami dan memiliki standar penyajian secara halal, mulai dari pemilihan bahan baku, peralatan yang digunakan hingga pengolahan dan sampai pada penyajian ke tangan konsumen.
“Tetap kembangkan dan promosikan kekayaan kuliner daerah ini yang lezat dan cocok di lidah masyarakat Nusantara. Saya yakin dengan komitmen dan semangat yang kuat, pengurus Aspek yang baru dapat membawa pedagang kuliner Sulteng ke arah yang lebih baik dan lebih maju,” pungkasnya.**











