Reses di Parigi Tengah, Arnol Serap Keluhan Buruknya Kondisi Jalan

oleh -179 Dilihat
oleh
Reses di Parigi Tengah, Arnol Serap Keluhan Buruknya Kondisi Jalan
Reses di Desa Matolele Kecamatan Parigi Tengah, pada Jumat (25/04/2025), Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong dari Partai Perindo, Arnol SH, memastikan tidak ada aspirasi warga yang akan diabaikan. Foto: IST

PARIMO, KONTEKS SULAWESI – Kegiatan reses masa sidang kedua tahun 2024–2025 yang digelar Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong dari Partai Perindo, Arnol SH, di Desa Matolele, Kecamatan Parigi Tengah, berlangsung penuh semangat dan antusiasme warga.

Reses yang digelar pada Jumat (25/04/2025) itu dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, para kepala desa, perangkat desa se-Kecamatan Parigi Tengah, serta dinas terkait.

Dalam pertemuan tersebut, isu krusial yang mencuat adalah buruknya kondisi jalan penghubung antara Desa Binangga dan Matolele yang telah lama rusak dan luput dari perhatian pemerintah.

Menjawab keluhan warga, Arnol menjadikan isu tersebut sebagai agenda prioritas dalam resesnya. Tak tanggung-tanggung, ia mengundang langsung Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Parigi Moutong dan Camat Parigi Tengah untuk meninjau kondisi di lapangan.

Baca Juga:  Ketua KONI Sulteng Lantik Pengurus KONI Parimo Masa Bakti 2024-2028

“Sudah puluhan tahun jalan ini dibangun, namun kondisinya kini rusak parah dan belum mendapat penanganan serius. Saya apresiasi kehadiran Kadis PUPRP yang mau turun langsung melihat kondisi ini. Harapannya tentu agar bisa segera ditindaklanjuti dan mendapat prioritas pembangunan,” ujar Arnol yang juga Ketua Fraksi Partai Perindo DPRD Parigi Moutong.

Lebih dari sekadar urusan infrastruktur, kegiatan reses tersebut juga membuka ruang bagi berbagai kelompok masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya. Kelompok tani menyuarakan kebutuhan mereka akan bantuan alat dan mesin pertanian, bibit tanaman, pupuk, hingga sarana produksi lainnya.

Baca Juga:  Pejabat Polda Sulteng Diduga Hina Jurnalis SCTV Palu Saat Liputan

Sementara kelompok ibu rumah tangga mengusulkan dukungan untuk pengembangan industri rumahan dan UMKM, seperti pengadaan perlengkapan prasmanan, modal usaha, serta pelatihan kewirausahaan.

“Kami melihat semangat warga luar biasa. Aspirasi dari para kelompok tani dan ibu rumah tangga ini menunjukkan bahwa masyarakat Parigi Tengah ingin maju, dan butuh dukungan nyata dari pemerintah daerah,” tambah Arnol.

Menariknya, di sela kegiatan formal, Arnol turut melakukan pendekatan personal dengan metode door to door. Ia menyambangi rumah-rumah warga untuk mendengarkan keluhan dan masukan secara langsung. Langkah ini dianggap efektif untuk memahami persoalan warga secara lebih detail dan menyeluruh.

Baca Juga:  Penyerahan 1.187 SK CPNS dan PPPK Meriahkan 100 Hari Kerja Bupati

Arnol menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang dihimpun dalam reses, akan dituangkan dalam pokok-pokok pikiran DPRD sebagai bahan pembahasan dalam musyawarah anggaran pembangunan daerah. Ia pun memastikan, tidak ada aspirasi warga yang akan diabaikan.

“Setiap suara masyarakat adalah amanah. Saya pastikan akan memperjuangkan semua usulan yang masuk, agar bisa terealisasi dalam program-program prioritas daerah,” pungkas Arnol.

Laporan : Tommy Noho

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *