Parimo Teguhkan Reformasi Pendidikan, Bupati Resmi Buka Sosialisasi Permendikdasmeng

oleh -181 Dilihat
oleh
Keterangan Foto: Bupati Parimo, Erwin Burase, memberikan sambutan di atas panggung saat membuka kegiatan sosialisasi Permendikdasmeng Nomor 7 Tahun 2025 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah, yang dihadiri ratusan peserta di Parigi Moutong. Foto: Diskominfo

PARIMO, KONTEKS SULAWESI Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) menegaskan komitmen reformasi pendidikan dengan membuka sosialisasi Permendikdasmeng Nomor 7 Tahun 2025 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah, sebuah regulasi yang disebut sebagai langkah strategis pembenahan kepemimpinan pendidikan di daerah.

Bupati Parimo, Erwin Burase, meresmikan pembukaan sosialisasi Permendikdasmeng Nomor 7 Tahun 2025 di Auditorium Kantor Bupati pada Rabu, 26 November 2025. Ia menekankan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian penting dari upaya peningkatan mutu pendidikan di daerah.

“Sosialisasi ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan ikhtiar kolektif untuk memastikan kebijakan nasional dapat diimplementasikan optimal di daerah,” ujar Bupati.

Bupati menjelaskan bahwa regulasi baru ini membawa paradigma baru dalam proses seleksi dan penempatan kepala sekolah. Kepemimpinan satuan pendidikan, menurutnya, harus kuat, visioner, dan adaptif agar mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Baca Juga:  Anggota DPR RI Nilam Sari Minta Perhatian Khusus Bagi Penyandang Disabilitas

“Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus melakukan reformasi fundamental. Terbitnya Permendikdasmeng Nomor 7 Tahun 2025 adalah salah satu wujud nyata reformasi tersebut,” tuturnya.

Bupati kemudian menguraikan hasil pertemuannya dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah pada 3 September 2025 di Jakarta. Pertemuan tersebut menegaskan komitmen peningkatan kualitas guru dan kepala sekolah melalui sistem merit, dukungan afirmasi bagi daerah berkarakter geografis khusus seperti Parigi Moutong, serta penguatan pelatihan kepemimpinan pendidikan yang perlu didorong pemerintah daerah.

Pada kesempatan itu, ia memaparkan beberapa poin krusial dalam Permendikdasmeng terbaru, di antaranya masa penugasan kepala sekolah yang lebih terstruktur, penekanan kompetensi manajerial dan supervisi, serta integrasi Guru Penggerak sebagai jalur strategis dalam menyiapkan calon kepala sekolah. Regulasi tersebut memberi ruang pemetaan kebutuhan secara kontekstual tanpa mengabaikan standar nasional.

Baca Juga:  Saatnya Sulawesi Tengah Menuju International Megalit 2025

Bupati juga menyoroti peran penting pengawas sekolah dalam memastikan implementasi berjalan sesuai koridor dan memberikan pendampingan intensif di lapangan. Ia menegaskan bahwa sinergi antara kebijakan pusat dan visi daerah menjadi kunci percepatan pembangunan sektor pendidikan.

Pemerintah daerah, kata Bupati, melalui BKPSDM serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, berkomitmen menjaga proses penugasan dan evaluasi kepala sekolah yang transparan, akuntabel, serta bebas dari intervensi non-profesional.

Menutup sambutannya, Bupati berharap seluruh peserta mampu menyerap materi secara optimal dan memanfaatkan forum tersebut untuk memperdalam pemahaman terhadap regulasi baru.

Baca Juga:  Aparat Diam, Bisnis PETI Gelap Tirtanagaya Parimo Tak Tersentuh

“Mari kita berkolaborasi dan berinovasi menciptakan ekosistem pendidikan yang kondusif, inklusif, dan berkualitas demi generasi penerus yang cerdas dan berkarakter,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Parimo, Zulfinasran, pejabat pimpinan tinggi pratama, narasumber dari Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Sulawesi Tengah, serta para kepala sekolah TK, SD, SMP, dan pengawas sekolah se-Kabupaten Parigi Moutong.

Sumber: Diskominfo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *