Nilam Tegaskan NasDem Harus Hadir di Tengah Rakyat

oleh -4325 Dilihat
oleh
Keterangan Foto: Ketua DPW Partai NasDem Sulawesi Tengah, Nilam Sari Lawira, menyerahkan bendera pataka kepada perwakilan pengurus DPC untuk dikibarkan di seluruh kecamatan saat pelantikan DPC NasDem se-Kabupaten Parigi Moutong di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Rabu (24/12/2025). Foto: Tommy Noho
Keterangan Foto: Ketua DPW Partai NasDem Sulawesi Tengah, Nilam Sari Lawira, menyerahkan bendera pataka kepada perwakilan pengurus DPC untuk dikibarkan di seluruh kecamatan saat pelantikan DPC NasDem se-Kabupaten Parigi Moutong di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Rabu (24/12/2025). Foto: Tommy Noho

PARIMO, KONTEKS SULAWESI Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Tengah menegaskan konsolidasi organisasi hingga tingkat kecamatan sebagai langkah strategis memperkuat kerja politik di akar rumput. Konsolidasi itu ditandai dengan pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) NasDem di 14 kecamatan se-Kabupaten Parigi Moutong, Rabu, 24 Desember 2025, di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong (Parimo).

Ketua DPW NasDem Sulawesi Tengah, Dr. Hj. Nilam Sari Lawira, S.P., M.P., yang juga anggota DPR RI periode 2024–2029, menyatakan pelantikan tersebut bukan sekadar agenda seremonial. Ia menegaskan, pelantikan adalah penanda penguatan ideologi, komitmen, dan tanggung jawab kader untuk memastikan kehadiran partai di tengah masyarakat.

“Pelantikan ini adalah penegasan komitmen ideologis dan sumpah pengabdian. NasDem harus hadir di tengah masyarakat Parigi Moutong, dalam kondisi apa pun, baik suka maupun duka,” ujar Nilam.

Baca Juga:  Kapolri Tegaskan Keadilan untuk Korban, Oknum Brimob di Tual Diproses Pidana dan Etik

Menurut Nilam, konsistensi NasDem selama ini terletak pada kerja nyata. Dalam situasi yang tidak menguntungkan sekalipun, kata dia, partai tetap hadir dan bekerja untuk masyarakat, bukan hanya menyampaikan janji politik.

“Politik tanpa integritas hanyalah transaksi, dan kekuasaan tanpa moralitas adalah pengkhianatan terhadap rakyat,” tegasnya.

Ia mengingatkan seluruh kader agar tidak lelah turun langsung ke masyarakat, mendengarkan aspirasi, serta memperjuangkan kebutuhan rakyat. Amanah Pemilu 2024, lanjut Nilam, harus dibuktikan melalui kerja konkret, terutama saat masa reses anggota legislatif.

“Reses adalah momentum kembali ke daerah pemilihan, menyapa dan mendengar langsung suara rakyat, bukan hanya hadir saat membutuhkan dukungan,” katanya.

Baca Juga:  Pemprov Sulteng Gelontorkan Dana Rp439 Miliar Dukung Penanggulangan Kemiskinan

Nilam juga menekankan pentingnya pelibatan seluruh struktur partai, mulai dari DPW, DPD, hingga DPC, dalam setiap agenda turun lapangan. Ia merespons keluhan sejumlah DPC yang merasa kurang diperhatikan setelah pelantikan.

Menurutnya, DPC merupakan ujung tombak sekaligus tulang punggung partai karena berinteraksi langsung dengan masyarakat di kecamatan dan desa. Karena itu, setiap persoalan di tingkat DPC harus segera dikoordinasikan secara berjenjang.

“Jika DPD tidak merespons, sampaikan ke DPW. Kami siap menerima laporan dalam 1×24 jam agar kita saling menguatkan, bukan saling menjatuhkan,” ujarnya.

Baca Juga:  Sidoan Siap Gelar Sumpah Pemuda, Camat Dorong Karang Taruna Jadi Penggerak Desa

Di akhir arahannya, Nilam mengajak seluruh kader membangun politik yang tegas, berani, namun tetap beretika. Ia menegaskan, koreksi dan teguran adalah bagian dari proses menjaga marwah dan kekuatan organisasi.

“Teguran bukan hukuman, melainkan pengingat agar kita tetap berada di jalur yang benar demi menjaga marwah Partai NasDem,” pungkasnya.

Laporan: Tommy Noho