Stok Pertalite Menipis, Antrean SPBU Lambunu Mengular

oleh -740 Dilihat
oleh
Ratusan kendaraan roda dua dan roda empat mengantre untuk mendapatkan BBM jenis Pertalite di SPBU Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong, akibat berkurangnya pasokan dari Depot Pertamina Moutong. Foto: Tommy Noho.
Ratusan kendaraan roda dua dan roda empat mengantre untuk mendapatkan BBM jenis Pertalite di SPBU Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong, akibat berkurangnya pasokan dari Depot Pertamina Moutong. Foto: Tommy Noho.

PARIMO, KONTEKS SULAWESI — Ratusan kendaraan roda dua dan roda empat terpaksa mengantre untuk mendapatkan BBM jenis Pertalite di SPBU Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo). Kondisi tersebut dipicu berkurangnya pasokan dari Depot Pertamina Moutong akibat cuaca buruk yang menghambat kapal tanker bersandar.

Antrean panjang terlihat karena kebutuhan masyarakat terhadap Pertalite tetap tinggi, sementara pasokan yang diterima SPBU mengalami pengurangan. Kondisi ini membuat kendaraan harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan BBM.

Pengawas SPBU Lambunu, Lipto, mengatakan berkurangnya stok terjadi karena kapal tanker Pertamina tidak dapat bersandar sesuai jadwal. Dampaknya, pasokan BBM dari Depot Moutong kepada SPBU ikut dikurangi.

Baca Juga:  Dugaan Judi Online Merembet hingga Parlemen

“Stok di Depot Moutong saat ini tinggal sedikit karena cuaca buruk membuat kapal Pertamina sulit bersandar. Kondisi ini menyebabkan pasokan ke SPBU ikut berkurang,” kata Lipto saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (24/8/2026).

Menurut Lipto, kebutuhan normal SPBU Lambunu mencapai sekitar 24 ton Pertalite dalam setiap pemesanan. Namun, selama sekitar satu bulan terakhir, pasokan yang diterima hanya sekitar 16 ton.

“Biasanya kami memesan sampai tiga kali dalam seminggu dengan kebutuhan sekitar 24 ton. Tetapi selama sebulan ini jatah yang diberikan hanya 16 ton Pertalite. Informasi dari depot, kendalanya karena kapal sulit bersandar akibat cuaca,” jelasnya.

Baca Juga:  Polisi Dampingi Petani, 1,8 Ton Jagung Tomini Barat Siap Dipasarkan

Untuk menjaga ketersediaan BBM, SPBU di wilayah Lambunu dan Kecamatan Moutong terkadang mengambil pasokan dari Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Sebaliknya, ketika stok dari wilayah Gorontalo habis atau terbatas, pasokan kembali mengandalkan Depot Pertamina Moutong.

Keterbatasan pasokan tersebut berdampak langsung terhadap pelayanan kepada masyarakat. Ratusan kendaraan roda dua dan roda empat terlihat mengantre untuk mendapatkan Pertalite, terutama ketika stok di SPBU mulai tersedia.

Lipto berharap kondisi cuaca segera membaik sehingga kapal tanker dapat kembali bersandar dan distribusi BBM berjalan normal. Dengan pasokan yang kembali mencukupi, antrean kendaraan di SPBU diharapkan dapat berkurang.

Baca Juga:  Dua Pendaki Gunung Gawalise Dilaporkan Tersesat Ditemukan Selamat

“Kami berharap cuaca segera membaik agar kapal bisa masuk dan pasokan kembali normal. Dengan stok yang cukup, pelayanan kepada masyarakat juga dapat berjalan lebih baik,” pungkasnya.Laporan: Tommy Noho.