PARIMO, KONTEKS SULAWESI — Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) dari Fraksi PDI Perjuangan, Fathia, S.H., menuntaskan agenda Reses Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025/2026 pada 16–21 Desember 2025. Reses digelar di sejumlah desa di Daerah Pemilihan (Dapil) Dua sebagai bagian dari kewajiban konstitusional menyerap dan memperjuangkan aspirasi warga.
Kegiatan reses berlangsung di Desa Siney dan Sigega, Kecamatan Tinombo Selatan, serta Desa Posona, Kecamatan Kasimbar, termasuk beberapa desa lain di Dapil Dua. Di setiap titik, Fathia berdialog langsung dengan masyarakat untuk mencatat persoalan riil di tingkat desa sekaligus memetakan kebutuhan prioritas yang dapat diakomodasi melalui kebijakan daerah.
“Reses menjadi ruang penting untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat dan memastikan aspirasi itu tercatat secara resmi,” ujar Fathia.
Selain menyerap aspirasi baru, Fathia juga memaparkan perkembangan program hasil reses sebelumnya yang telah direalisasikan melalui perangkat daerah. Dalam kesempatan itu, ia menyerahkan secara simbolis bantuan yang bersumber dari Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD.
“Program yang sudah direalisasikan merupakan hasil dari proses perencanaan dan penganggaran yang kami kawal di DPRD,” katanya.
Bantuan Pokir DPRD tersebut mencakup dukungan bagi kelompok tani, bantuan peralatan kuliner untuk pelaku UMKM, serta sarana penunjang bagi kelompok nelayan. Seluruh bantuan diarahkan untuk memperkuat basis ekonomi masyarakat desa dan meningkatkan produktivitas kelompok usaha.
“Fokus kami adalah penguatan ekonomi rakyat agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ucap Fathia.
Sepanjang 2025, sejumlah aspirasi warga Dapil Dua telah ditindaklanjuti. Pemerintah daerah menyalurkan tenda terowongan di empat titik, yakni Dusun Sija Desa Sidoan Barat Kecamatan Sidoan, Desa Siney, Desa Posona Atas, dan Desa Kasimbar Palapi. Bantuan alat pertanian berupa mesin semprot diberikan di Desa Laemanta dan Toribulu, sementara bibit durian dan rica disalurkan di Desa Ogodopi. Di sektor keagamaan, bantuan rumah ibadah direalisasikan untuk dua masjid di Desa Malanggo Pesisir dan Desa Posona Atas, serta satu gereja di Dusun Toriapes, Desa Kasimbar.
Seluruh kegiatan reses dihadiri pemerintah desa, unsur lembaga kemasyarakatan, dan perwakilan kelompok warga. Pemerintah desa menyampaikan apresiasi atas konsistensi Fathia dalam mengawal kebutuhan masyarakat melalui mekanisme perencanaan dan penganggaran daerah.
Kepala Desa Posona, Darmawan, S.Hut., menilai Fathia aktif memperjuangkan program pembangunan sejak dilantik sebagai anggota DPRD. Menurutnya, berbagai program Pokir DPRD telah terealisasi di Desa Posona, mulai dari infrastruktur, bantuan rumah swadaya, rumah ibadah, sektor pertanian, hingga dukungan peralatan kuliner bagi UMKM.
Melalui rangkaian reses tersebut, Fathia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi masyarakat Dapil Dua agar terakomodasi dalam kebijakan dan program pembangunan daerah sesuai kewenangan DPRD.
“Aspirasi masyarakat adalah mandat yang harus diperjuangkan hingga terealisasi,” pungkasnya. **
Laporan: Ipay









